Tulisan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Tidak ada yang tahu pasti kapan manusia mulai mengembangkan kemampuan menulis. Sejarah tulisan berarti melacak perkembangan bahasa tulis yang ditumpahkan dalam bentuk huruf atau tanda dan simbol lainnya. Pada awal kemunculannya, manusia tidak langsung bisa berkomunikasi menggunakan bahasa tulis atau tulisan, melainkan melalui bahasa lisan dan mungkin bahasa tubuh ketika belum mengenal bahasa lisan. Seiring dengan perkembangan akal manusia, manusia pun mulai mencari cara lain untuk berkomunikasi. Dengan tulisan, manusia bisa menyampaikan pesan dengan mudah terutama jika penerima pesan berada di tempat yang berbeda dan jauh dari pengirim pesan. Tulisan-tulisan pertama dapat ditemukan di berbagai artifak peninggalan dan juga pada dinding goa-goa sebelum mengenal media kertas sebagai media untuk menulis.

Pada zaman modern seperti sekarang ini, tulisan sudah tidak lagi ditemukan pada dinding goa. Terdapat banyak media untuk menampung tulisan seperti kertas dan juga media digital. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tulisan memiliki arti sebagai hasil menulis, barang yang ditulis, atau cara menulis. Selain itu, tulisan juga bisa bermakna karangan seperti dalam kalimat “Tulisan dia dimuat di dalam koran.” Tidak hanya satu atau dua dari pengertian tulisan yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, melainkan lima pengertian. Selain dua pengertian yang telah disebutkan sebelumnya, tulisan juga bisa bermakna gambaran atau lukisan. Selain itu, tulisan juga bisa berarti batik sebagaimana batik tulis dan bukan batik cetakan.

Kata ‘tulisan’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dapat digabung dengan kata lain sehingga membentuk makna yang baru dan makna tambahan seperti contoh di bawah ini.
1. Tulisan cepat
Tulisan ini berarti tulisan atau cara menulis dengan huruf-huruf yang dipendekkan atau disingkat supaya cepat selesai. Pada masa modern ini terutama di Indonesia, banyak tulisan yang menggunakan kosakata yang dipendekkan atau disingkat, biasanya kita temukan dalam percakapan pada media sosial. Meskipun begitu, hal itu tidak dapat disebut sebagai tulisan cepat atau stenografi.

2. Tulisan fitnah
Tulisan fitnah merupakan tulisan yang berisi pencemaran nama baik seseorang melalui media. Tulisan fitnah dapat berupa ujaran kebencian terhadap seseorang atau berkata sesuatu tentang seseorang yang menjelekkan hingga bahkan menghina orang tersebut namun kebenarannya tidak dapat dibuktikan.

3. Tulisan nasib
Gabungan kata ini berarti untung malang yang sudah ditentukan oleh Tuhan.

4. Tulisan penghinaan
Tulisan ini hampir sama seperti tulisan fitnah, yaitu tulisan yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain.

5. Tulisan tangan
Tulisan tangan merupakan tulisan yang ditulis atau tertulis dengan tangan dan bukan ketikan. Contohnya seperti menulis di buku.

Dengan penjelasan mengenai tulisan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, diharapkan kita sebagai warga Indonesia dapat mengerti lebih jauh mengenai tulisan. Meskipun beberapa orang berpendapat bahwa lebih baik mengetahui maksud daripada pengertian, tetapi tidak ada ruginya juga bagi kita untuk mendapat pengetahuan baru.